Selasa, 17 Agustus 2010
Lady in Waiting Ch.1
Hi all!! Kali ini saya mau bagiin tentang buku yang saya baca: Lady in Waiting, karangan Jackie Kendall & Debbie Jones. Kenapa saya pilih buku ini? Jawabannya cuma 1: karena buku ini yang pertama-tama membantu saya secara luar biasa untuk punya citra diri yang benar, terutama sebagai seorang perempuan! That's why, rasanya gak afdol kalo saya gak membagikan buku yg berperan sangat penting dalam hidup saya (tentunya no. 2 setelah Alkitab) dalam blog saya. Semoga melalui book review kali ini, teman-teman perempuan yang lain juga jadi tertarik membaca buku ini secara lengkap dan menikmati 'penemuan-penemuan harta karun yang sangat berharga' seperti yang saya alami. :)
Sabtu, 14 Agustus 2010
Korban Keegoisan
Friday, 13th August 2010. Pk. 13.30 WIB.
Saya mengalami kecelakaan ditabrak motor pas lagi mau nyeberang ke arah GKI Samanhudi. Ceritanya begini. Di depan Restoran Ni Hao itu kan ada puteran. Saat saya mau menyeberang, ada mobil yg lagi muter. Jadi jalanan agak sepi. Yah.. agak sepi sih.. Bukan bener2 sepi. Tapi, mnrt saya bisa lah buat nyeberang. Pas uda mau sampe ke tengah2, saya gak berani maju. Soalnya ada mobil yg melaju cepat ke arah saya. Mobil Avanza atau Xenia gitu deh (anggap aja Avanza). Warnanya kaya telor asin. Tu mobil cepet banget..
Saya mengalami kecelakaan ditabrak motor pas lagi mau nyeberang ke arah GKI Samanhudi. Ceritanya begini. Di depan Restoran Ni Hao itu kan ada puteran. Saat saya mau menyeberang, ada mobil yg lagi muter. Jadi jalanan agak sepi. Yah.. agak sepi sih.. Bukan bener2 sepi. Tapi, mnrt saya bisa lah buat nyeberang. Pas uda mau sampe ke tengah2, saya gak berani maju. Soalnya ada mobil yg melaju cepat ke arah saya. Mobil Avanza atau Xenia gitu deh (anggap aja Avanza). Warnanya kaya telor asin. Tu mobil cepet banget..
Rabu, 04 Agustus 2010
Laporan! Saya Sudah ke Pulau Tidung! (2)
Ini lanjutan dari Laporan! Saya Sudah ke Pulau Tidung! (1) So, ini masih cerita di hari pertama Sabtu/ 31 Juli 2010
Pk. 17.30 selesai main polisi-maling, kami foto2 lagi di jembatan dengan tema sunset, sembari jalan balik ke arah penginapan. Hehe..
Pk. 17.30 selesai main polisi-maling, kami foto2 lagi di jembatan dengan tema sunset, sembari jalan balik ke arah penginapan. Hehe..
Selasa, 03 Agustus 2010
Laporan! Saya Sudah ke Pulau Tidung! (1)
Sabtu/31 Juli 2010 saya berangkat ke Pulau Tidung (salah satu pulau dari Kepulauan 1.000) bareng temen2 SMAK3. Yg ikut ada Ade, Albert, Amadea, Aulia, Darmawan, Darmayanti, Dian, Fenny, Frans, Veronica PO, dan saya sendiri. Oke berikut laporannya.
Pk. 05. 30++ saya jalan kaki cepat keluar gang rumah karena Dian dan papinya udah nungguin saya. Oo-oww, saya telaaaattt!! Sampe di mobil, uda merasa bersalah karena ud bikin rombongan nunggu kurang lebih 10 menitan.
Pk. 05. 30++ saya jalan kaki cepat keluar gang rumah karena Dian dan papinya udah nungguin saya. Oo-oww, saya telaaaattt!! Sampe di mobil, uda merasa bersalah karena ud bikin rombongan nunggu kurang lebih 10 menitan.
Rabu, 28 Juli 2010
What the Devil Told Me vs. What Jesus Told Me
Sejak kecil, saya punya satu pemikirin (yak! satu pemikiran itu!). Pemikiran itu sangat spesifik, sangat jelas, dan masih bertahan dalam kepala saya sampai kurang lebih satu setengah tahun yang lalu. Pemikiran apa sih? Yep! Satu kalimat yang sangat jelas: Stephanie, tidak pernah ada seorangpun yang menginginkan keberadaanmu di bumi ini. That's it!
Waktu saya umur 5 atau 6 tahun, saya ingat saya pernah bangun di pagi hari, dan kemudian pikiran2 seperti itu muncul. Saya menangis sendiri, diam-diam, berusaha tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Karena saya tidur sekamar dengan mami saya dan saya gagal menyembunyikan suara isakan tangis saya, mami saya nanya sambil tetap tiduran dan menonton tv, "Fani nangis ya? Kenapa, kok nangis?"
Waktu saya umur 5 atau 6 tahun, saya ingat saya pernah bangun di pagi hari, dan kemudian pikiran2 seperti itu muncul. Saya menangis sendiri, diam-diam, berusaha tidak mengeluarkan suara sedikit pun. Karena saya tidur sekamar dengan mami saya dan saya gagal menyembunyikan suara isakan tangis saya, mami saya nanya sambil tetap tiduran dan menonton tv, "Fani nangis ya? Kenapa, kok nangis?"
Senin, 19 Juli 2010
Women who Stay Single and Women who Get Married: Both are GOOD NEWS!! (2)
Yak, ini lanjutan dari Women who Stay Single and Women who Get Married: Both are GOOD NEWS!! (1) Yang belum baca part satunya, monggo masuk ke http://withintakapipisbrainandheart.blogspot.com/2010/07/women-who-stay-single-and-women-who-get.html
Pembahasan ini saya ambil dari 1 Korintus 7: 21-40, berdasarkan tulisan Paulus, untuk memberi penjelasan mengapa stay single (not getting married) is a good news, bahkan tidak menikah adalah hal yang lebih baik.
Pembahasan ini saya ambil dari 1 Korintus 7: 21-40, berdasarkan tulisan Paulus, untuk memberi penjelasan mengapa stay single (not getting married) is a good news, bahkan tidak menikah adalah hal yang lebih baik.
Women who Stay Single and Women who Get Married: Both are GOOD NEWS!! (1)
Kali ini saya menulis karena saya baru saja telponan dengan seorang teman perempuan. Ada satu kalimat yang membuat saya cukup heran yang terucap dari mulut teman saya. Dia bilang begini, "Gw akhir2 ini uda sering kepikiran kalo Tuhan mau gw tetep single, dan sekarang gw berusaha mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk itu." Saya sempat bilang kalo tetep single itu bukan kemungkinan terburuk dan saat itu teman saya pun langsung berkata, "Iya ya.. itu bukan kemungkinan terburuk yah.." Saya bersyukur teman saya langsung ingat bahwa pilihan Allah untuk kita pasti adalah pilihan yang terbaik dalam hidup kita.
Karena obrolan ini, saya jadi berpikir: bagus temen gw sadar.. tapi gimana perempuan yang lain ya?
Karena obrolan ini, saya jadi berpikir: bagus temen gw sadar.. tapi gimana perempuan yang lain ya?
Kamis, 15 Juli 2010
Pentingnya Punya Piano
Sejak mulai mengajar piano sekitar dua tahun yang lalu, saya baru menyadari pergumulan dan perasaan guru-guru yang geregetan ngajar murid yang tidak punya piano. Dulu, saya sendiri belum punya piano. Dan ketika saya mau les piano privat pada dua orang guru piano pada kesempatan yang berbeda, dua-duanya nanya: "Kamu punya piano di rumah?" Tentu saja saya jawab: "Gak punya.. adanya orgen.." Secepat kilat, kedua guru itu menolak mengajar saya. Saya sempat bilang: "Saya akan latihan di gereja." Tapi kedua guru tersebut tetap menolak mengajar saya karena mereka yakin saya tidak akan bisa menggunakan piano di gereja secara bebas dibandingkan dengan saya punya sendiri. Puji Tuhan, akhirnya papa saya membelikan saya piano sehingga salah satu dari kedua guru tadi bersedia mengajar saya.
Sabtu, 10 Juli 2010
My Most Romantic Valentine
Sekitar bulan Februari 2010 awal, saya sakit. Saya batuk-batuk parah dan saya menduga mami sayalah penyebab saya batuk-batuk. Soalnya, dia yang batuk-batuk parah duluan karena makan lele goreng dua hari berturut-turut. Karena saya tidur sekamar dengan mami saya, jadi saya tertular. Itu sih hipotesa saya, tapi menurut mami saya, badan saya aja yang kaya tahu, gampang sakit. Hehe.. :p Intinya, saya batuk parah deh, kepala saya juga pusing, badan saya bisa demam-demam gak jelas. Suara saya hilang. Saya ingat saat merayakan ulang tahun teman baik saya, Anita Rijadi, pas tanggal 10 Februari 2010, saya dan dua orang teman lainnya datang ke rumah dia. Saya inget banget saya gak bisa nyanyi happy birthday buat dia. Suara saya hilang total. Kalo ketawa, kedengerannya juga cuman "hhheekkk....hheeekk...." -.-'
Selasa, 06 Juli 2010
Merasa Kuatir
Saya seringkali merasa kuatir akan banyak hal. Dulu saya kuatir kalau nilai ulangan saya jelek, saya kuatir gak naek kelas, saya kuatir ketinggalan buku pelajaran, saya kuatir terlambat datang ke tempat les, dsb. Sekarang, kekuatiran saya mulai berubah. Saya mulai gak mikirin diri sendiri dan sekolah doank. Saya mulai kuatir mami saya yang makin tua dan kakinya suka sakit kalau jalan lama-lama. Saya kuatir tentang keadaan koko2 saya dan cici2 ipar saya, saya kuatir tentang kehidupan dan pertumbuhan rohani saudara2 seiman saya di gereja, saya kuatir tentang tabungan saya buat masa depan, dsb. Walaupun yang saya kuatirkan mulai berbeda, tapi saya tetap merasa kuatir.
Langganan:
Postingan (Atom)