Terakhir saya menulis blog adalah di tahun 2017.
Hari ini, 21 April 2019, tiba-tiba ingin menulis kembali. Tapi jujur, entah apa yang mau saya tulis. Zaman ini udah jaman Instagram. People don't read that much anymore, jadi gak
Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan
Minggu, 21 April 2019
Selasa, 24 Mei 2011
Fatherless (2)
Read the story here.
Sekarang, setelah baca buku Wild at Heart itu, saya jadi menyadari pentingnya peran papa untuk saya. Saya kira it's just okay without him. I can see that we survive without him. But now, I realize I have mixed feelings for him.
Sekarang, setelah baca buku Wild at Heart itu, saya jadi menyadari pentingnya peran papa untuk saya. Saya kira it's just okay without him. I can see that we survive without him. But now, I realize I have mixed feelings for him.
Fatherless (1)
Di tulisan saya yang sebelumnya, saya janji mau cerita tentang my own wounds toward my father. To start, I'm going to write some of my memories with him in this post. In the second post, I will talk about my wounds.
Jumat, 03 September 2010
Mamiku Sayang
Guys, saya baru aja liat2 blog di account friendster saya, dan saya baca ulang tulisan saya tentang mami saya. Rasanya lucu juga baca tulisan yang udah lama2 gitu. ^^ Saya nulisnya uda lama banget, pas ada kelas writing di kampus. Kalo gak salah disuruh bikin persamaan gitu, lupa deh tepatnya apa.. Yg jelas saya menyamakan sifat2 mami saya dengan matahari. Kalo dibaca sekarang, rasanya tulisan itu rada maksa! Hahaha.. Banyak yg gak nyambung, kurang spesifik, n gak detail. Bahasa Inggrisnya pun rada2 gimanaaa gitu.. :D Well, kalo ada yg mau baca bisa langsung masuk ke Mrs. Silvia
Mrs. Silvia
Hey, this one I wrote on May 27, 2007 as a part of my writing tasks in the university. Because the topic was about my mom, I would like to put it in my blog. However, some of you might have read this for I had posted this on the Friendster blog. :)
Langganan:
Postingan (Atom)