Minggu, 02 Maret 2014

Days of Our Lives

Awal tahun 2014, Jakarta diterpa banjir lagi. Haduh haduh.. Kali ini banjirnya luar biasa. Bolak balik mulu... Udah surut, naik lagi airnya. Begitu berulang2. Pembantu mami saya bilang dia udah 9 kali bersihin rumah dari lumpur dan kotoran2 banjir. Naik angkot pun, ibu-ibu pada ngomongin berapa kali mereka udah bersihin rumah masing2. Anehnya, banjirnya tuh kaya digilir.. Hari ini, area A banjir, area B ngga. Beberapa hari kemudian, area A kering, area B banjir. Dari hal ini, saya jadi bener2 berasa manusia tuh ngga ada apa2nya ya.. Mau bikin rumah setinggi apapun, mau developer promo gede2an bilang pembangunan cluster terbaru mereka bebas banjir, cuih... we know nothing at all! Kalo emang Tuhan suruh banjir, yah banjir aja laaa.. Gak ada area yang aman, gak ada manusia yang bisa bilang kita bener2 gak bakal kena banjir. How small we, humans, are..

Fiuh... menurut saya, banjir kali ini bener2 membawa banyak masalah. *curcol* :D Sebelumnya, sorry kalau abis baca ini, energinya negatif. Kalau yang gak mau lanjut baca, mending stop di sini. ;)

Pertama, karena banjir, jalanan macet bangeeeeeettt!!!!! Oh no!!! Dari Klp Gading ke Sudirman harus ditempuh selama 3 jam pake motor!! Itu pun kita udah ngerobok jalanan yang tergenang air. Ditambah pake masuk ke jalan tol yang pintu masuknya di deket ITC Cempaka Mas (gak tau nama pintu tolnya apa). Yup, motor boleh masuk jalan tol hari itu! Luar biasa parah banjir dan macetnya. Sampe Sudirman, sepertinya gak ada tanda2 banjir sama sekali. Shock.. Bener2 situasi yang berbeda. Sudirman tampak lengang dan lancar. :o Oh well, yah mungkin karena mobil2 yang biasanya mengarah ke Sudirman kejebak banjir semua. :D

Kedua, gara-gara kejebak banjir hampir setiap  hari, saya jadi sering nahan pipis. :( Jadi sakit infeksi saluran kencing. Huaaaaaa.... kencingnya berdarah. Saya ketakutan banget pas pertama tahu. Besoknya langsung minta ke dokter. Setelah minum obat dari dokter, saya udah merasa baikan. Tapi menurut hasil tes lab, urine saya masih ada bakteri. Sebetulnya saya sudah harus kontrol ke dokter beberapa minggu yang lalu. But I canceled it, because...

My grandpa passed away. Senin/17 Februari 2014. Saya baru ke RD di hari Selasa dan Rabu. Dua malam itu, Franky mesti travel dari Kelapa Gading - Kwitang - Palmerah untuk sampe ke toko. Pas pulang, rute dia jadi: Palmerah - Sudirman (jemput saya) - Kwitang - Gedong Panjang (Rumah Duka Heaven) - Kwitang - Kelapa Gading. Berturut2, kita sampe love nest jam 12 malam.

To add more pain, sahabat kami, Nanien, dipanggil pulang juga sama Bapa pada hari Rabu/19 Februari 2014. Pemakaman dilakukan di Bogor langsung hari Kamisnya. Teman2 komsel berangkat ke sana Kamis pagi. Saya dan Franky gak bisa ikut pergi. Nanien sakit kanker. :'(

I grieved. I grieved. Double griefs.

....

....

....

*inhale, exhale*

Berikutnya, Senin/24 Februari 2014 sampe Rabu/26 Februari 2014, Franky dirawat di RS. Gejala tipes. Whoaa.. Saya nginep di RS selama dua malam. Saya rasa doi cape berat karena nyetir di kala banjir, plus pulang malem berturut-turut dari RD. Padahal tiap hari udah saya sumpel pake madu dan vitamin. Tapi iya sih... ngaku deh... saya belakangan jarang bawain dia makan siang. :( Saya bingung mau masak apa. Jadi saya biarkan dia makan siang di luar terus. Mungkin ada makanannya yang kurang bersih, ditambah dia kecapean. Jadilah gejala tipes. Terima kasih untuk mama mertua & mamiku sendiri yang bantu temenin Franky di RS selama saya pergi ngajar.

Saat ini, Franky lagi tahap pemulihan. Saya masakin bubur supaya tipesnya gak kambuh lagi. Dan tetap bingung mau masak apa selain bubur... Udah liat internet sih.. Intinya belom boleh makanan yang berminyak, bersantan, dan keras (sulit dicerna). Tapi tetep aja bingung.. Kalo makanannya tawar & lunak gitu, doi bisa gak napsu makannya.... *rolled eyes*

Saya sendiri berencana tes urine lagi, dan segera kontrol ke dokter. Semoga bakterinya udah gak ada deh.

Di saat2 kaya gini, rasanya tertekan boooo.. Hahaha tapi, semua sudah berlalu dan nyatanya saya masih oke2 aja. Saya percaya semua masalah ada jalan keluarnya. Saya percaya mau seberapa beratpun masalah yang muncul, I will survive. Why? Because I can shout HIS name out loud in my heart: Jesuuussssssss!!!!!! Problems are not solved, but I will stay calm and positive, for I am not alone. Saya + Yesus = bisa melewati segala sesuatu. Apalagi sekarang formulanya udah gak gitu ya. :) Udah jadi: Franky + saya + Yesus = bisa melewati segala sesuatu. Udah lebih kuat deh.

Dan tadi pagi ada VG Cadenza yang nyanyiin lagu Laura Story "Blessings" di GKI Bungur. Saya pernah dikasih denger lagu ini sama Ms. Katrina waktu ngajar di sekolah. Kali ini, kata2nya jauh lebih nyata bagi saya. Lagu ini jadi berkat buat saya, semoga jadi berkat juga buat temen2. 


We pray for blessings, we pray for peace
Comfort for family, protection while we sleep
We pray for healing, for prosperity
We pray for Your mighty hand to ease our suffering
 

And all the while, You hear each spoken need
Yet love us way too much to give us lesser things

'Cause what if your blessings come through rain drops
What if Your healing comes through tears
What if a thousand sleepless nights are what it takes to know You're near
What if trials of this life are Your mercies in disguise

 

We pray for wisdom, Your voice to hear
We cry in anger when we cannot feel You near
We doubt your goodness, we doubt your love
As if every promise from Your word is not enough
And all the while, You hear each desperate plea
And long that we'd have faith to believe

 

'Cause what if your blessings come through rain drops
What if Your healing comes through tears
What if a thousand sleepless nights are what it takes to know You're near
What if trials of this life are Your mercies in disguise

 

When friends betray us
When darkness seems to win
We know that pain reminds this heart
That this is not,
This is not our home
It's not our home

 

'Cause what if your blessings come through rain drops
What if Your healing comes through tears
What if a thousand sleepless nights are what it takes to know You're near
 

What if my greatest disappointments or the aching of this life
Is the revealing of a greater thirst this world can't satisfy

What if trials of this life
The rain, the storms, the hardest nights
Are your mercies in disguise

3 komentar:

  1. Turut berduka ya, Teph. Sabar2 juga. Mungkin dirimu sedang melewati musim yg tidak enak. Kt pemimpin gw dlu, tiada kemuliaan tanpa penderitaan :D. Get well soon jg bwt Franky.

    BalasHapus
  2. @Lasma: terima kasih Lasma. Nanti aku sampein salamnya buat Franky. Setelah gak sering hujan, keadaan pelan2 membaik sih Lasma. Sebelumnya, gak kuat juga boo. :)

    BalasHapus
  3. Stay Strong Stephanie, even the worse of storms will pass away and rise again the sunshine. GBU. Thks for sharing this story Steph.

    BalasHapus

Ayo tinggalkan jejakmu di blogku! ^.^