Rabu, 10 November 2010

Aku si Pupa

Aku bagaikan seekor pupa
Kecil dan tidak berguna
Yang kulakukan hanyalah menggantungkan diri pada sebuah pohon
yang bisa menyediakan tempat yang aman bagiku


Aku..
hidup seperti seekor pupa
dari luar aku nampak tenang dan damai
namun di dalamku terjadi banyak pergolakan


Tubuhku yang lama dihancurkan, diremukkan
Tidak boleh tersisa satupun anggota tubuhku yang lama
Aku harus mempersiapkan diri untuk anggota tubuh yang baru
Sakit..
Perih..
Air mataku tidak akan pernah cukup untuk menceritakan
betapa sakitnya menjadi seekor pupa
Kurasa aku tidak sanggup melaluinya
Kurasa aku tidak akan pernah menjadi seekor kupu-kupu yang cantik


Tetapi, pohon tempat aku bergantung
memberi semangat kepadaku
Katanya, 'Kuatkanlah hatimu hai pupa kecil, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu'
Semangat dari pohon itu menyegarkan jiwaku


Ya, aku akan bertahan
Aku akan bertahan sampai garis akhir
Proses ini memang menyakitkan
tetapi sebentar lagi aku akan mempunyai sayap
Sayap yang besar dan indah
Sayap yang akan membawaku terbang tinggi
Aku akan terbang
Aku akan terbang!
Aku akan melihat hal-hal yang baru
yang tak akan pernah kulihat selagi aku masih berada di ruangan sempit ini
Aku akan terbang!


Nanti, saat aku membuka sayapku untuk pertama kalinya
aku tahu bahwa aku bisa menyelesaikan semua proses ini
karena si pohon selalu menemaniku, menyemangatiku, dan melindungiku
Pohon, aku akan selalu mengingatmu dalam hatiku
Aku akan mendengungkan setiap cerita yang kau lantunkan
di saat hari-hariku terasa begitu menyakitkan


Tunggu saja, aku akan menjadi seekor kupu-kupu yang cantik
Aku akan menjelajahi dunia dengan sayapku
Aku akan mengepakkan sayapku dengan indah
Aku akan terbang dengan memukau
Akan tiba saatnya aku berkata pada dunia,
'Hei, aku berhasil terbang karena pertolongan dari sebuah pohon!'
Bukankah itu benar, pohonku?









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo tinggalkan jejakmu di blogku! ^.^