Minggu, 04 September 2011

Menjaga Saudari Kita

Dalam seminggu ini, saya denger empat cerita temen wanita saya yang hampir mirip. Intinya sama. Mereka harus putus hubungan dengan seorang pria dengan alasannya masing-masing, dan sekarang pria itu udah pedekate atau pacaran dengan wanita lain. Temen wanita saya cerita bahwa mereka sakit hati. Kalimat yang selalu dilontarkan adalah: "Dasar cowo! Gampang banget yeh pindah hati?!" Lalu, apa yang bisa saya jawab? Saya cuma bisa diam... Saya tau perasaan mereka karena saya pernah ada di posisi mereka. Satu-satunya yang bisa membebaskan saya dari perasaan terlukai, dikhianati, ditolak, tidak berharga hanya kasih Yesus. Lewat pengubahan pola pikir yang sangat rumit dan memakan waktu, akhirnya pikiran dan hati saya percaya bahwa Tuhan Yesus sayang saya. Ada dua hal yang begitu mengena di hati saya:

1. Ayat Matius 10:31 - Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
Setiap kali baca ayat itu, saya ingat bahwa itu titik awal perubahan pola pikir saya. Saya diinginkan, saya berharga. Tuhan Yesus anggap saya berharga. Ia mengasihi saya.

2. Suatu ketika, saat saya berdoa, saya nangis tersedu-sedu. Sedih banget mikirin nasib gak punya pacar, gak ada cowo yang sayang sama saya... Dalam hati saya ngomong kira-kira seperti ini (lupa persisnya apa kalimatnya..): "Huhuhu... sedih banget... masa gak ada cowo yang merasa gw ini cukup baik untuk disukai? Gak ada satupun cowo yang mau ama saya." Kemudian, tiba2 ada kalimat yang sangat cepat berlalu di hati saya dan sangat jelas!! Bener2 jelas, sejelas saya baca tulisan yang guedddeee banget n di-BOLD. Kalimat itu begini bunyinya, "Fani, emangnya kasihKu gak cukup yah sampe kamu butuh kasih sayang dari cowo-cowo laen?" Huuuuaaaaaaaaa!!!!!!!!! Langsung nangis dah!!! T.T T.T T.T Langsung ngomong dalam hati, "Cukup Tuhan, cukuuuppp.... bahkan jauuuhh lebih dari cukup. Tuhan Yesus mau mati buat Fani. Mana ada cowo di dunia yang mau mati buat Fani?? Jauh lebih dari cukup, Tuhan.. Iyah... Fani gak cari2 lagi perhatian dari cowo di dunia. Kasih Tuhan jauh lebih dari cukup buat Fani. Sorry ya Tuhan... Iyah.. Fani gak cari2 lagi..." Sejak saat itu, saya merasa lebih content, merasa lebih yakin bahwa memang Tuhan Yesus SUNGGUH mengasihi saya.

Ya, sejak saat itu saya berubah. Saya gak cari2 perhatian lagi, gak caper, gak mupeng, pokoknya gak sibuk mikirin yang namanya cowo. Tapi, tetep perasaan terluka yang dulu saya alami, saya bisa mengingatnya.

Ketika denger cerita keempat teman itu, hati saya pun pedih. Campur aduk. Di rumah, saya bisa nangis sendiri kalo inget mereka lagi ngalamin hal itu.

Nah, di post kali ini. Saya gak mau menyoroti sikap si pria ataupun perasaan terluka teman2 wanita saya. Cerita ini bukan satu-dua kali terjadi. Saya mengalaminya, keempat teman saya mengalaminya. Minimal, cerita ini sudah terulang lima kali. Jadi, saya terima saja memang kenyataannya seringkali beberapa pria mudah untuk move on, sementara wanita yang sebelumnya masi ngarep untuk balikan, namun terluka melihat pria itu jalan dengan 'wanita lain'. Di post ini, saya mau menyoroti si 'wanita lain'.

Teman-teman yang wanita, sadarkah kalian kalau kalian bisa menjadi tokoh utama dalam cerita cinta kalian, namun kalian juga bisa menjadi pihak ketiga dalam sebuah cerita cinta? Sadarkah kalian ketika seorang pria sedang pedekate ke kalian, saat itu dia menempatkan kalian sebagai si 'wanita lain'? Sadarkah kalian ketika kalian sedang berbunga-bunga dan terbang ke langit ketujuh karena perhatiannya yang menggila, ada seorang wanita yang menangis melihat kebahagiaan kalian? Ada seorang wanita yang begitu terpuruk, lukanya terasa sedemikian perih melihat canda tawa kalian. Dia menangis tanpa kalian ketahui. Bahkan mungkin kalian tidak pernah tau dia ada. Tetapi, dia menangis... Ya, seorang saudarimu menangis...

Bagaimana perasaan kalian? Apakah kalian senang? Apakah kalian bangga telah berhasil menambahkan garam ke atas lukanya? Atau... kalian peduli dengan hati wanita yang menangis itu? Kalian mau menjaga perasaan seseorang yang diciptakan seturut gambar dan rupa Allah? Kalian mau menopang hati saudari kalian dan mencegahnya hancur lebih parah?

Saya harap kalian peduli... Kita, sebagai sesama wanita, tau betapa sakitnya ditinggalkan, dikhianati, dan DIGANTIKAN oleh wanita lain. Mari kita sama-sama saling mendukung saudari-saudari kita. Janganlah karena kita, hati seseorang hancur berkeping-keping (di sini saya tidak membahas mengenai tindakan Yesus yang terkadang memang membawa kita sampai hancur berkeping-keping, sehingga nantinya kita menemukan bahwa Yesuslah satu-satunya jawaban).

Caranya gimana?

Pertama, kita harus sadar. Beberapa pria mendekati wanita bukan karena memang bener2 suka dan ingin menjadikan wanita itu istrinya. Ada yang cuma mau main-main, gak serius. Ada yang sekedar iseng karena gak ada yang diajak ngobrol. Ada lagi yang emang playboy, tebar pesona ke mana-mana. Terus, ada satu metode yang saya dengar dari seorang pria kaya gini. Dia itu pedekate ke cewe A, B, C, D, E, dst pada saat yang bersamaan. Ntar dia liat deh mana yang responnya paling oke. Kalo ternyata A yang memberi respon paling oke, ya udah sama A. Kalo B, ya udah sama B, dan seterusnya.

Saya merasa metode ini sangat kurang ajar untuk cewe2nya. Tu cowo sebenernya gak tau siapa yang dia mau. Yang dia mau cuma: dia punya cewe. Jadi, dia dapet status, ada yang perhatiin, ada yang bisa diajak ngobrol, ada yang bisa diajak nonton bareng. Gak peduli tu cewe siapa, yang penting dia punya cewe. Helllooo!!!! Coba, temen2 cewe, siapa yang mau diperlakukan seperti itu? Dia gak peduli hati kamu merindukan apa, tapi dia memanfaatkan kamu demi status dan kenyamanannya. Yang mau, ayo angkat tangan! :D

Saya yakin, kita pasti pengen ada cowo yang emang dari awal udah menaruh hati ke kita, ya hanya kita doank, gak ada yang lain. Kalo kita cuma kaya undian lotre, yah... kita pasti merasa tidak diperjuangkan. Dia hoki doank, pas saat itu ada yang ngerespon, yaitu kita. Suddenly kita merasa bodoh...

Oke oke, pada dasarnya saya mau bilang begini. Kalau ada cowo yang pedekate, kita JANGAN MUDAH KEGE-ERAN, berpikir bahwa kitalah satu-satunya wanita yang dia adore. Berpikirlah bahwa kita mungkin jadi si J, K, L, M, N, O dst.. dst.. dst.. Dengan demikian, kita mencegah hati kita terpaut terlalu cepat ke pria itu. Hubungan kita pun gak akan melesat secepat jet coaster. Semuanya dibawa slow, anggap temen biasa aja. Kalo di awal kita bisa membatasi hubungan ini, kita juga membantu kekasihnya yang sebelumnya untuk punya waktu lebih banyak dalam memulihkan hatinya. Kita mendukung dia untuk punya hati yang baru, yang udah sembuh dari luka sebelumnya.

Kedua, selalu ingat bahwa cowo ini ADA KEMUNGKINAN BARU PUTUS! Bisa aja putusnya kemaren/minggu lalu/bulan lalu/tahun lalu, dsb. Kalo iya, berarti MUNGKIN masih ada seorang cewe yang menangisi pria itu. Ingat saudari kita yang menangis tadi? Ya, mungkin dia ada... sedang menyeka air matanya... Coba cari tahu kapan terakhir pria yang pedekate ke kita itu putus, bagaimana kabar si cewenya (dia bisa tau, bisa juga tidak tau), apakah cewenya sudah bisa move on, apakah dia sendiri sudah bisa move on atau sebenarnya hanya mencari pelarian. Kalau kita tau dia baru putus KEMAREN, ya udah deh ya... mending jangan terlalu dekat dulu, apalagi berimajinasi bahwa mungkin dia calon suami kita.. Kita belajar menjaga hati saudari kita juga, untuk gak menyakitinya di masa-masa yang berat itu (baru putus kemaren gitu looochh). Tapi, kalau sudah melewati suatu periode waktu (saya gak bisa memberi patokan, karena ini sangat bervariasi untuk setiap hubungan) yang kalian rasa cukup bagi dia dan wanita sebelumnya untuk move on, mungkin ini saatnya kalian bisa lebih dekat, mengenal satu sama lain lebih jauh. Intinya, pastikan bahwa si pria dan wanita sebelumnya sudah ada di fase: sudah menerima kenyataan bahwa hubungan mereka retak dan mereka gak akan bersatu dalam pernikahan. Dengan begitu, kita mencegah diri kita menjadi sosok yang melukai saudari kita.

Yuk kita saling menjaga hati saudari-saudari kita dengan gak terlalu cepat dekat dengan pria yang baru pedekate ke kita. Ingat kata-kata Yesus di Matius 22: 39 - Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

24 komentar:

  1. Chindy Eka Ariesta4 September 2011 09.05

    Mantabh tep. Jd inget masa lalu tp biarkanlah orang2 itu mendptkan upahnya sendiri jg c. Hehe. Thanks God penantian kita ga akan pnh sia2 :D btw semoga langgeng jg yaa tep ma yg skrg u ;)

    BalasHapus
  2. hai,salam kenal^^.....good article...Hal yg ke 2 ngena banget...saat ini sy lagi sedih & nangis -_- krn bln lama co yg sy suka (1 gereja) - sdh in relationship dgn teman gereja saya, trus minggu ini ga ke gereja ..And skrg sy sdg bangkit lagi tuk menerima kenyataan & ga mikirin hal itu lagi...klo dipikirin trus, bisa stress...Slain itu sy msh punya pa2,ma2,& ko2 yg msupport sy...

    BalasHapus
  3. Oh!!! (tadinya mau bilang "Ya Tuhan!" eskpresi apa lagi yg tepat selain itu yah??! tapi katanya kita ga boleh sebut nama Allah dg sembarangan).

    Post ini SUPER DUPER KEREN. Sampe mau mewek bacanya. Aduh Ciiiii saya pernah dalam fase itu. Saya rasa semua cewek pasti pernah ada dalam fase itu. Dan itu sangat2 menyakitkan....

    Aku pernah ya dalam posisi di-pdkt, tapi si cowo jg pdkt cewe lain. Bener2 edan, aku hanya cewe di urutan ke-2, ke-3, 4 or 5 6 7 yg ditungguin responnya oleh dia. Bener2 aje gile itu perhatiannya udah dibilang serius banget en ga bisa dibilang main2. Setelah aku gumulkan ternyata akunya yg belum siap (yah, aku juga ada salahnya disitu). Tapi tetep aku juga terluka & tersakiti. Bener2 pingin aku gampaaaarr abis2an tu cowo pas itu (yah sekarang sih dah pulih). Terus si cewenya...yah si cewe yg sekarang udah mau married sama dia gatau keadaan ini sih, jadi ya kita bisa apa coba.

    Keren Ci, awesome :'D

    BalasHapus
  4. @Chindy: thanks chin! ya kita semua sama2 belajar dlm sekolah kehidupan ini Chin. :) to love and also to forgive.

    @Vera: hai Vera! salam kenal juga! :) Saya ngerti perasaan kmu. Be strong yah Ver. Memang kadang2 kita menghindar (ga dateng ke gereja) krn ada hal yg nyakitin kita boleh2 aja, spy kita juga gak makin sakit dan terluka. Tp sebaiknya jangan sampe gak ke gereja sama sekali Ver. Tetep setia cari Tuhan Yesus. Dia senang kalau anak2Nya beribadah kpd Dia. Mungkin kamu bisa dateng ke gereja lain, atau tetep ke gereja yg sama tapi di jam ibadah yg berbeda (kalo ada). Iyah, bersyukur banget ada orang2 di sekitar kmu yang memberi dukungan dan kekuatan. I'm also praying for u, Vera. :)

    BalasHapus
  5. ahahahaha i knowww tepp salah satu dri 3 temen lu itu gw yah ;p
    and im so blessed tep that i shared to you.. gak ada yg kebetulan gw percaya.. dan bisa2nya ada 3org dlm smgg gw jg pcaya ga kebetulan :)

    dan postingan ini celikin mata gw banget.. gw kmrn bete sebete2nya.. sama si 'wanita lain' cewe apaan sih luu.. gak berperasaan.. dsb.. trs gw sate dan Tuhan ingetin.. who am i to judged? bukankah gw jg sma badnya kalo gw judged? dsb..

    dan jawaban lu jg gw paling suka..
    "gw uda ga mau idup dosa lagi sama tu org"
    gw inget itu paling clear.. betul tep setuju. gw uda ga mau lagi idup berdosa sama tu mantan gw. dan gw bersyukur Tuhan uda tarik gw k jalan yg bnr lagi..

    skr gw benr2 lgi built my heart back utk ga benci utk ga judge dan maki2.. its harddddddd tpi i believe i can!!! for when im weak, im strong with His love..

    thanks a bunch tepppp :*

    BalasHapus
  6. @Lasma: :) thx!

    @Louisa: IYAAAHHH!!! GAK BOLEH NYEBUT NAMA TUHAN DG SEMBARANGAN!!! Gak boleh tuh ya ngomong OMG-lah, Ya Tuhan-lah... FORBIDDEN!! Panggil nama Tuhan ketika kita memang serius!! Bukan sekedar ngomong yg sia2.

    Wah... ya itu pelajaran buat kita semua jg Sa. Jangan bertumbuh dalam hub romantis terlalu cepat, dan tetep pinter2 menilai sikap manis seorang cowo. Ttg cewenya yg mau married sm dia, ya kt ga bs blg apa2. Kt ga bs nge-judge dia salah pilih pasangan atau ga. Yang tau cuma mereka ber2 dan Tuhan. So, mungkin aja cewe itu emang ga perlu tau dan itu adalah hal yang sebaiknya terjadi utk mereka. Let's just pray for every new family. :)

    BalasHapus
  7. @Ani: Ani, huggssss!!! Trus, gw mau ngaku dosaaa... >.< Itu 3 orang belom termasuk elu.. Tu kan.. saking banyaknya, gw sndr sampe bingung siapa aja yah.. Habis ini LANGSUNG GW GANTI! Wkwk..

    Betol betol!!! Kalo pacaran ama yg dulu bikin kita makin jatoh dlm dosa, mending jgn pernah, never ever, berpikir untuk sedih kehilangan dia. Justru SENANG KEHILANGAN die, krn kita bisa kembali ke standar awal yang Yesus minta dari kita. Hidup kudus! (mampus dah.. ni juga teguran buat gw nih, idup kudus!)

    Iyah, bener Ani. U can do it with His strength! Jangan membenci, jgn nge-judge, jgn memaki2 for he is also God's son. God loves him as much as He loves u. *Peluuukkk*

    BalasHapus
  8. lah kalo cerita gue gimana? HAEUhAUEhAUEHuAE.. gue bisa dianggep wanita ketiga loh *i think* HAEUhAUEhAUEHAEe. :P My hanibani sukanya sama cewe laen dan mao sama dia, sama2 sudah berdoa dan serius melanjut ke pernikahan but Tuhan putusin dengan cara yg radikal dan netepin gue buat dia.. *nah loh, happened a few times* HhaEUhAUEhAUEHauEHuaEHaUEH :P

    BalasHapus
  9. @Viryani: haha gw senyum2 sendiri baca komen lu. Gw juga pernah gitu Ni, sama cewe yg skrg jadian sama cowo yg pernah pdkt gw... Mungkin ga sampe maki2 tapi pingin rasanya gw datengin tuh cwe, terus bilang, "Kamu tau gak si? dulu tuh dia pernah deketin saya loh blablabla..." tapi dipikir-pikir yah apa gunanya. So i just kept my mouth shut and balikin semua ke Tuhan lagi hehe.

    @Ci Fani: menjaga hati agar kita ga mudah kepleset dalam urusan hati itu susah2 gampang ya Ci...bener2 kudu stay NETRAL. weew. haha. Need God's help on this!

    BalasHapus
  10. *pelukkkk*

    Step, kalo aku sempat curhat samamu SEMUA tentang relationshipku, kayaknya angka 3 tu bisa bertambah deh, jadi 4. Aku juga sempat benciiiii banget ma mantan n pacar barunya, banyak pikiran jahat, pengen deh menghancurkan kbahagiaan mereka *jahatmode:on*

    Tapi, masa sih karena aku gak bahagia trus orang lain juga gak boleh bahagia *ngetok kepala sendiri* jangan egois Meg!

    Kata temanku sih, jangan bersedih tentang seseorang di masa lalu, Tuhan punya alasan kenapa dia gak ada di masa depan kita. Believe HIM ^^

    Doakan saya yaaa....^^
    Thank's Step. Gbu

    BalasHapus
  11. nampolll sist... *gw juga dlm fase ini nih... si ex spt'na dah bsama yg lain*
    kmrn2 agak empet2 gt... galau2 gt deh...hahaha...
    tp stlh d pikir2, yah ngapain galau2... toh uda ga ada urusan'na lagi... hahaha...
    sekarang harus fokus jalan kedepan... ^^

    BalasHapus
  12. cici ini baguuus bangeeed dehhh.. akuu sukaa skaliii... bner bangeeed tuhh ci kelemahan cewe kan di kuping sama di perhatian.. ada cowo yang gombalin dikit to ada cowo yang perhatiin dikit langsung kegeeran.hohoho.. love it ciciiii..

    BalasHapus
  13. @Nelotte: hai!! ni mamanya aiden kan yah? salam kenal yaahh!! wah iya ci, aku sih gak bilang itu salah ya. pasti emang bisa kaya gitu. namanya juga kehendak Tuhan, siapa yg bisa menggagalkan? hoho.. cm kadang2 kita, yg cewe, suka ga sadar bahwa kt bs ada di posisi itu (jd pihak ke3) dan sama sekali gak take into consideration situasi hati orang lain. just a reminder. :D

    @Louisa: Yup! actually, dalam segala hal we need God's help. :)

    BalasHapus
  14. @Mega: *peluuukk jugaaa* Wah, meg... kalo gitu bukan 4, tapi jadi 5. Tambah gw, jadi 6. Lho.. kok makin banyak? haha iya tuh, dulu aku jg punya pikiran jahat ky gitu. Jadi dapet inspirasi buat nulis lagi nih. Hohoho Betul tuh kata temen kmu: Tuhan punya alasan kenapa dia gak ada di masa depan kita. :) Setuju banget! Saya sudah berdoa untukmu. :) Be blessed Mega!

    @Rifanny: Wah fan, gw jadi bener2 pengen nulis abis baca komen Mega n elu.. Be strong yah, sista!!

    @Kezia: makasih Kez!! yup emang di situ tuh kelemahan kitee.. hehe

    BalasHapus
  15. ci, aku suka postingan yang ini :) thx for sharing..

    BalasHapus
  16. Ci, tambah aku yg sharing jadi 7 deh huahaha. hehehe hohoho ^^ ayo ayo nulis, ditungguuuu...

    BalasHapus
  17. @Louisa: wadow... kok yg ini banyak juga yg ikutan yah? hehe mestinya animo baca alkitab juga kaya gini nih.. :P

    BalasHapus
  18. halo, ci, masi inget sama aku ga? hehe..
    artikel ini nampol bgt ci, aku ijin share ya..
    kalo mau didata sih, mgkn 9 dari 10 cewe pernah ngalamin sakit hati yg kayak gini kali ya, jumlahnya bakal nambah trs tuh, haha.. aku jg pernah berada dalam fase itu, bahkan si "wanita lain" itu cukup deket sama aku. tapi thank God, semuanya udah berlalu, Tuhan udah bantu kita buat melewati itu semua =)

    sekarang yg lg dlm kondisi kayak gini tuh salah satu temen baik aku. dia si "wanita pertama", dan si "wanita lain"nya tuh temen baikku yg lain *nah lohh, hehe*
    karena dua2nya temen baikku, aku ga mau membela ataupun menyalahkan siapa2. cuman, mgkn post ini bisa jd reminder yg bagus, ga cuma buat mereka tp jg buat byk cewe yg lain.

    thanks for sharing! :)

    BalasHapus
  19. @Sylvia: hai Syl! inget duoonkk.. btw, tadi aku coba tinggalin komen di blog kmu, gak bisa.. next time aku coba lagi yah.
    iya, aku rasa hampir semua cewe pernah deh ya ngalamin ky gini.. mungkin itu salah satu cara Tuhan bentuk hati kita juga. utk jadi kuat dan bergantung sepenuhnya sama Tuhan doank. :)
    nah lho.. ya utk yg temen2 kmu itu, paling kita cm bisa doain dan berharap friendship itu masih tetap bisa berjalan dengan oke yah. aku dukung dlm doa. :)
    ur welcome!

    BalasHapus
  20. oh yaa? Waah, kenapa yaaa ga bisa comment, hikss..
    puji Tuhan sih dlm kasusku, aku & si "wanita lain" itu hubungannya baik2 aja, bs sama2 dewasa menghadapi semuanya.. tp kalo dlm kasus temenku sih, sampe skrg mereka msh diem2an, jd ngaruh ke hubungan seangkatan jg, krn kalo ada si A, si B & cowonya ga ada, gt jg sebaliknya :(
    semoga dgn berjalannya waktu, Tuhan pulihkan semua termasuk hubungan mereka, amin =)

    BalasHapus
  21. @Sylvia: wow bagus banget kl kmu n temen kmu bisa tetep baik hubungannya.. berarti skrg kita doain temen kmu ya. bener yg kmu bilang, semoga Tuhan pulihkan hubungan mereka dg berjalannya waktu. :)

    BalasHapus
  22. Tephgun.. Ini bagus bgt :) blessed to stumble on this page..

    BalasHapus

Ayo tinggalkan jejakmu di blogku! ^.^