Minggu, 29 Agustus 2010

Lady in Waiting Ch. 6 (2)

Sebelum baca post yg ini, baca dulu yang Lady in Waiting Ch. 6 (1) yaah!! :)

Kali ini, saya akan lanjutkan dengan kiat2 gimana caranya menjaga harta kita, our virginity.
Ayat yang diambil oleh penulis buku ini sebagai ayat acuan adalah Amsal 4: 32 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Itu yang pertama2. Jaga hati kita! Girls, jangan dengan mudahnya memberikan hati kita kepada seorang pria.

Lady in Waiting Ch. 6 (1)

Sekarang kita masuk yuk ke ch. 6! Yg may baca ch. 5, tinggal masuk ke Lady in Waiting Ch. 5

Bab 6 Wanita yang Murni

Di sini, wanita yang murni secara khusus artinya adalah wanita yang masih perawan, belum pernah berhubungan seks dg laki2. Buku ini bener2 suggest supaya kita yg cewe2 jangan sampai melepas keperawanan sebelum menikah. Allah sangat gak pengen hal itu terjadi. Why?

Selasa, 24 Agustus 2010

Lady in Waiting Ch. 5

Yok kita lanjut ke bab 5!! Untuk baca yg bab 4, bisa buka di Lady in Waiting Ch. 4

Bab 5. Wanita yang Penuh Pengabdian.

Di bab ini, kita diingetin untuk mengabdikan diri kita seluruhnya pada Allah. Why? Emang perlu? Emang penting? ... Sebenernya di sini ada rahasia yg tersembunyi. Rahasia yang tersimpan bagaikan harta karun yang terpendam yang hanya disediakan bagi mereka yang mencarinya. Rahasia yang menjadi kunci jawaban dari apa yang selama ini selalu dicari2 oleh manusia, khususnya perempuan.

Kamis, 19 Agustus 2010

Lady in Waiting Ch. 4

Kita sudah sampai bab 4!! :) Untuk baca yg sebelumnya, silakan buka di Lady in Waiting Ch. 3

Bab 4. Wanita yang Penuh Kebajikan.

Hmm.. wanita yang penuh kebajikan.. Apa artinya kebajikan?? Kebajikan adalah perbuatan2 baik yang dilakukan bagi orang lain dengan tulus. Contoh yang diambil di bab ini adalah tokoh Ribka (isterinya Ishak). Ribka.. perempuan yang cantik dan penuh kebaikan. Bayangin doonkk.. Ribka itu lagi menjaga domba2 ayahnya saat ketemu hamba Abraham. Apa kerjaan Ribka?

Rabu, 18 Agustus 2010

Lady in Waiting Ch. 3

Kalau mau baca yg sebelumnya, bisa buka di Lady in Waiting Ch. 2

Kita masuk ke bab 3 yaah..

Bab 3. Wanita yang Beriman.
Di bab ini, kita diajarkan untuk gak kuatir di mana pun kita berada. Sekalipun kita merasa di gereja, di tempat kerja, di daerah rumah gak ada 'pria yg punya prospek cerah' buat dijadiin pasangan, janganlah kita kuatir kl kita gak akan dapat pasangan. Biasanya nih, cewe2 yg pengen banget punya pasangan bisa aja berpura2 gak sengaja ada di tempat di mana pria pujaannya berada. Cewe itu bisa tiba-tiba ada di

Lady in Waiting Ch. 2

Untuk baca yang chapter 1, bisa baca di Lady in Waiting Ch.1

Mari sekarang kita masuk ke bab 2.

Bab 2. Wanita yg Rajin.
Bab ini berbicara secara khusus bagi kaum wanita lajang untuk bekerja dengan giat dalam pekerjaan Allah. Kenapa?

Selasa, 17 Agustus 2010

Lady in Waiting Ch.1

Hi all!! Kali ini saya mau bagiin tentang buku yang saya baca: Lady in Waiting, karangan Jackie Kendall & Debbie Jones. Kenapa saya pilih buku ini? Jawabannya cuma 1: karena buku ini yang pertama-tama membantu saya secara luar biasa untuk punya citra diri yang benar, terutama sebagai seorang perempuan! That's why, rasanya gak afdol kalo saya gak membagikan buku yg berperan sangat penting dalam hidup saya (tentunya no. 2 setelah Alkitab) dalam blog saya. Semoga melalui book review kali ini, teman-teman perempuan yang lain juga jadi tertarik membaca buku ini secara lengkap dan menikmati 'penemuan-penemuan harta karun yang sangat berharga' seperti yang saya alami. :)

Sabtu, 14 Agustus 2010

Korban Keegoisan

Friday, 13th August 2010. Pk. 13.30 WIB.

Saya mengalami kecelakaan ditabrak motor pas lagi mau nyeberang ke arah GKI Samanhudi. Ceritanya begini. Di depan Restoran Ni Hao itu kan ada puteran. Saat saya mau menyeberang, ada mobil yg lagi muter. Jadi jalanan agak sepi. Yah.. agak sepi sih.. Bukan bener2 sepi. Tapi, mnrt saya bisa lah buat nyeberang. Pas uda mau sampe ke tengah2, saya gak berani maju. Soalnya ada mobil yg melaju cepat ke arah saya. Mobil Avanza atau Xenia gitu deh (anggap aja Avanza). Warnanya kaya telor asin. Tu mobil cepet banget..

Rabu, 04 Agustus 2010

Laporan! Saya Sudah ke Pulau Tidung! (2)

Ini lanjutan dari Laporan! Saya Sudah ke Pulau Tidung! (1) So, ini masih cerita di hari pertama Sabtu/ 31 Juli 2010

Pk. 17.30 selesai main polisi-maling, kami foto2 lagi di jembatan dengan tema sunset, sembari jalan balik ke arah penginapan. Hehe..

Selasa, 03 Agustus 2010

Laporan! Saya Sudah ke Pulau Tidung! (1)

Sabtu/31 Juli 2010 saya berangkat ke Pulau Tidung (salah satu pulau dari Kepulauan 1.000) bareng temen2 SMAK3. Yg ikut ada Ade, Albert, Amadea, Aulia, Darmawan, Darmayanti, Dian, Fenny, Frans, Veronica PO, dan saya sendiri. Oke berikut laporannya.

Pk. 05. 30++ saya jalan kaki cepat keluar gang rumah karena Dian dan papinya udah nungguin saya. Oo-oww, saya telaaaattt!! Sampe di mobil, uda merasa bersalah karena ud bikin rombongan nunggu kurang lebih 10 menitan.