Minggu, 20 Maret 2011

Sifat Baik Iblis

Belakangan ini saya menyadari ada dua hal yang bisa kita pelajari dari iblis. Emang sih, mereka adalah musuh kita yang terbesar, yang harus selalu kita lawan. Tapi, ternyata mereka juga bisa kita teladani lho! Apanya?? Ini dia..

Pertama, sifat sabarnya. Saya baca buku Joyce Meyer - Pikiran adalah Medan Perang. Ini ada di halaman 11-12 di buku terjemahan bahasa Indonesia.

Iblis mulai menyerang pikiran kita dengan pola yang licik dari gagasan, kecurigaan, kebimbangan, ketakutan, rasa ingin tahu, penalaran dan teori kecil yang terus-menerus mendesak. Dia bergerak lambat dan hati-hati (bagaimanapun, rencana yang diatur rapi membutuhkan waktu). Ingat, dia mempunyai siasat untuk peperangannya. Dia telah lama sekali mempelajari diri kita. (Stephanie says: ya sejak dari zaman Adam-Hawa gitu loch!!)

Iblis tahu apa yang kita sukai dan yang tidak kita sukai. Dia tahu kegelisahan kita, kelemahan kita dan ketakutan kita. Dia tahu hal yang paling mengganggu kita. Dia bersedia meluangkan berapa pun lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengalahkan kita. Salah satu bakat iblis ialah kesabaran.

Yep!! It's TOTALLY TRUE!!! Saya uda ngalamin sendiri!! Pikiran saya diboongin dengan kalimat: "Nobody wants you here, Fani." Mulai kapan? Sejak saya umur 5 atau 6 tahun!! Tuh pikiran juga baru bisa ilang pas saya umur 23 tahun!! Kalo mau cerita lengkapnya baca di sini.
Iblis itu sabaaaaarrrr banget! Dia 'ngerjain' saya selama 18-19 tahun dengan pikiran yang salah!! Gile kan?? Kalo bukan Tuhan Yesus yang nolongin saya, mungkin sampe sekarang saya masih percaya juga kalo nobody wants me. Padahal kenyataannya? Gak gitu tuh! Jesus Himself wants me here!!! Uuuu keren kaan?! Allah yang ciptain langit dan bumi pengen saya ada di dunia. :) :) :) *So happy to know that!*

Saya sih gak setuju sama apa yang dikerjain oleh iblis. Tapi, nilai positif yang bisa kita tiru ya kesabarannya itu! Iblis tau salah satu kunci keberhasilan adalah kesabaran, makanya dia kerjain hal itu. Yaitu: bersabar! Kita tau bahwa bersabar itu baik, karena Allah sendiri bersifat penyabar (Mazmur 103:8 Tuhan adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia). So, penting untuk kita mengembangkan sikap bersabar ini agar semakin serupa dengan Tuhan Yesus! Dan dalam hal ini, salah satu teladan kita, selain Tuhan, adalah: si iblis! :P

Sifat baik yang kedua (saya mendengar Pak Aiter dari GRII menyampaikan hal ini): sesama iblis saling mengasihi!! Iblis mempraktekkan hukum kasih yang Tuhan ajarkan. Gak percaya? Yuks kita baca Matius 12: 22-26. Ceritanya waktu itu Tuhan Yesus telah mengusir setan dari tubuh seseorang yang buta & bisu. Setelah setannya keluar, orangnya jadi bisa ngomong dan melihat. Orang Farisi komentar begini: "Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan." Lalu Tuhan Yesus menjawab: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan. Demikianlah juga kalau Iblis mengusir Iblis, ia pun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?..."

Nah.. jadi menurut Tuhan Yesus, gak mungkin tuh iblis mengusir iblis, nanti kerajaannya jadi pecah.. Kalo iblis yang ngusir iblis, yang ada jadinya seperti di Matius 12: 43-45. Ketika iblis keluar dari manusia, dia mengembara. Kalo gak dapet tempat perhentian, dia balik lagi ke orang yang dulu dia rasuki. Pas ngeliat orang itu uda rapi bersih, gak ada roh jahat di dalamnya, dia malah ngajak tujuh roh lain yang lebih jahat daripada dia, dan mereka masuk, berdiam dalam orang itu. Jadi, keadaannya malah lebih parah!! Iblis gak ngusir iblis laen, tapi iblis mengundang iblis laen untuk sama2 kongkow2 di dalam satu orang untuk semakin memperkokoh keberadaan mereka di orang itu. See?? Mereka gak saling mengusir, tapi saling mengundang untuk memperkokoh kerajaan mereka.

Kita semua tahu satu prinsip bahwa: suatu organisasi dapat bertahan jika anggota2 di dalamnya saling mengasihi. Betul?? Betuuullll!!! Kalo di dalam suatu organisasi, orang2nya pada ribut dan saling memfitnah, mana mungkin organisasinya bisa bertahan? Apalagi untuk kurun waktu ribuan tahun!!! Tapi, organisasi kerajaan iblis berhasil tuh bertahan ribuan tahun!! Kerajaan iblis ini uda ada sejak masa Adam-Hawa sampe hari ini!! Iblis tau kunci keberhasilan suatu organisasi agar dapat bertahan lama, yaitu sesama anggotanya harus saling mengasihi (ditunjukkan dari sikap saling mengundang tadi). Dan hal itu udah terbukti! Kerajaan iblis masih ada sampe sekarang. So, iblis mempraktekkan hukum kasih!! :D

Teman2, iblis aja mempraktekkan hukum kasih (I know, mereka cuma mempraktekkan hukum kasih yang ke2, yaitu saling mengasihi sesama iblis. wkwkw.. Tapi mereka gak praktekkin hukum kasih yang pertama, yang kasih kepada Allah..), ayo donk kita juga saling mengasihi!!! ;)

7 komentar:

  1. Jadi, bersabarlah seperti iblis ya Step? ;)

    BalasHapus
  2. @Mega: iya Meg! That's what I'm trying to say! Hihihi

    BalasHapus
  3. woww.... sudut pandang yg bgus...
    saling mengasihi spt iblis hehehe

    BalasHapus
  4. haha, lucu plus membangun step, bisa belajar dr iblis,
    iblis aja bisa kenapa kita gak, ya gak sih.^_^

    BalasHapus

Ayo tinggalkan jejakmu di blogku! ^.^