Minggu, 26 September 2010

Air

Matahari begitu terik, panas..
Aku...
merasa haus

Kupikir..
alangkah baiknya mencari air untuk menyegarkan diriku

Kuberjalan menyusuri gurun yang sudah menjadi tempat tinggalku selama ini
Semakin jauh ku berjalan, semakin jauh ku tinggalkan orang-orang di sekitarku
Aku akan mencarinya sendiri

Aku berjalan
seorang diri..

Ketika ku rasa matahari semakin menyengat,
ku ambil selembar kain ungu yang kutemukan di tengah-tengah perjalananku
ku lihat, kain ungu itu begitu indah warnanya
kain ungu itu.. begitu lembut..
kain ungu itu.. bisa melindungiku dari panas matahari
kukenakan kain ungu itu..

ternyata..
memang indah, memang lembut, memang melindungiku dari panas matahari
aku.. memuja kain ungu itu
aku.. berterima kasih pada kain ungu itu
aku.. lupa akan rasa hausku

kulanjutkan perjalanan
tanpa ingat akan rasa hausku

tiba-tiba angin yang sangat kencang bertiup
hendak menerbangkan kain unguku
ku pegang erat-erat
ku tarik sekuat tenaga ketika kain itu mulai bergerak mengikuti arah angin
satu per satu ujung kain itu lepas dari genggamanku
sampai akhirnya
aku..
kehilangan kain ungu itu

aku merenung..
mengapa angin itu datang?
mengapa angin itu bertiup sangat kencang?

angin itu
menghilangkan panas terik yang kurasakan
angin itu
membawa pergi kain ungu yang sudah tidak kuperlukan
angin itu
membuatku ingat bahwa aku pergi untuk mencari air

kulihat seseorang duduk di sana
kuhampiri dan aku berkata, 'Berilah aku minum, sebab aku sangat haus'
ku dengar sebuah jawaban, 'Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal'
pintaku, 'Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus lagi'
kembali ku dengar sebuah jawaban, 'Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup'
kukatakan, 'ya Tuhan, aku percaya kepada-Mu'

aku meninggalkan tempat itu
berjalan pulang kembali ke tempat asalku

kutemukan..
dahagaku telah dipuaskan
mata air itu tinggal di dalam diriku

bukan kain ungu yang kuperlukan
melainkan mata air yang kekal
bukan teriknya matahari yang menggangguku
melainkan rasa haus yang tak tertahankan

Ia, yang memberikan mata air itu, mengasihiku

Yoh 4:13-15; Yoh 7:37-38


I wrote it on my FB notes, on August 1, 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo tinggalkan jejakmu di blogku! ^.^